diperlukan pendekatan yang komprehensif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Berikut beberapa strategi dan prasyarat kunci:
✅ 1. Dukungan Penuh dari Pimpinan dan Stakeholder
-
Komitmen manajemen PDAM, kepala daerah, dan instansi pembina (Kementerian PUPR, Kemendagri, BPKP, dll).
-
Melibatkan Dewan Pengawas dan Pemilik Modal Daerah sejak awal.
✅ 2. Sistem dan Alat Ukur yang Jelas dan Relevan
-
Gunakan indikator yang terukur, relevan, dan dapat dibandingkan (misalnya dari Kepmendagri No. 47/1999, BPPSPAM, RPAM, dan standar lainnya).
-
Update indikator agar selaras dengan isu terkini: GEDSI, perubahan iklim, kelayakan kredit, dan SDG 6 (air bersih).
✅ 3. Infrastruktur Teknologi Informasi yang Andal
-
Bangun sistem informasi kinerja berbasis web atau aplikasi digital (misalnya dashboard, sistem pelaporan).
-
Pastikan fitur seperti: input data, validasi, audit trail, pelaporan otomatis, dan grafik visualisasi kinerja.
✅ 4. Proses Pengumpulan dan Validasi Data yang Tertib
-
Tetapkan peran yang jelas:
-
PDAM: input data dan dokumen pendukung.
-
BPKP atau lembaga lain: verifikasi dan audit data.
-
-
Gunakan template dan format baku.
-
Jadwalkan periode pelaporan secara rutin (misalnya tahunan atau semesteran).
✅ 5. Peningkatan Kapasitas SDM
-
Lakukan pelatihan berkala untuk tim PDAM, pemda, dan operator sistem terkait:
-
Pemahaman indikator.
-
Cara penginputan dan validasi.
-
Analisis hasil dan pengambilan keputusan berbasis data.
-
✅ 6. Keterbukaan dan Transparansi
-
Hasil pengukuran kinerja sebaiknya dapat diakses oleh:
-
Internal PDAM (manajemen dan staf).
-
Pemerintah daerah.
-
Regulator (pusat).
-
Bahkan publik (versi ringkas), untuk mendorong akuntabilitas dan perbaikan layanan.
-
✅ 7. Gunakan Hasil untuk Tindak Lanjut
-
Jadikan pengukuran kinerja sebagai dasar untuk:
-
Evaluasi tahunan.
-
Rencana kerja dan anggaran (RKA).
-
Penentuan insentif atau sanksi.
-
Bahan rapat koordinasi dan pembinaan oleh regulator.
-
✅ 8. Evaluasi dan Penyempurnaan Berkala
-
Evaluasi sistem pengukuran tiap 1-2 tahun:
-
Apakah indikator masih relevan?
-
Apakah proses berjalan efektif?
-
Apakah ada tantangan teknis atau politik?
-
