92. PI_F_AC_01: Return on Equity (ROE)
Definisi: Rasio yang mengukur tingkat kemampuan BUMD dalam menghasilkan laba bersih setelah pajak dari modal (ekuitas) yang tersedia.
Rumus:

Catatan: Jika laba bersih negatif (rugdan ekuitas negatif, maka nilai ROE adalah 1.
Penjelasan Komponen:
- Laba Bersih Setelah Pajak: Kelebihan seluruh pendapatan atas seluruh beban setelah dikurangi pajak penghasilan dalam satu periode (satu tahusesuai Laporan Laba Rugi.
- Jumlah Ekuitas: Jumlah modal ditambah cadangan atau aset dikurangi kewajiban sesuai Laporan Neraca.
Data yang Dibutuhkan:
- Laba bersih setelah pajak (dari Laporan Laba Rugi).
- Jumlah ekuitas (modal + cadanga(dari Laporan Neraca).
Sumber Data:
- Laporan keuangan yang telah diaudit oleh KAP, BPK, atau BPKP.
- Jika laporan audit belum tersedia, laporan keuangan internal BUMD pada tahun berjalan/terakhir dapat digunakan sebagai acuan dengan catatan. Penilaian tetap dilakukan meskipun laporan keuangan tidak diaudit selama 2 tahun berturut-turut atau mendapat opini disclaimer, dengan catatan yang sesuai.
93. PI_F_AC_02: Rasio Operasi (Operating Ratio)
Definisi: Rasio yang mengukur tingkat efisiensi beban operasional yang dikeluarkan untuk menghasilkan pendapatan operasional.
Rumus:

Penjelasan Komponen:
- Beban Operasi: Seluruh beban usaha, termasuk beban langsung (sumber air, pengolahan, transmisi & distribusdan beban tidak langsung (administrasi & umum).
- Pendapatan Operasi: Seluruh pendapatan usaha, termasuk pendapatan air dan pendapatan non-air.
Data yang Dibutuhkan:
- Jumlah Beban Operasi (dari Laporan Laba Rugi).
- Jumlah Pendapatan Operasi (dari Laporan Laba Rugi).
Sumber Data:
- Laporan keuangan yang telah diaudit.
- Jika laporan audit belum tersedia, laporan keuangan internal BUMD pada tahun berjalan/terakhir dapat digunakan sebagai acuan.
94. PI_F_AC_03: Rasio Kas (Cash Ratio)
Definisi: Rasio yang mengukur kemampuan BUMD dalam menjamin kewajiban jangka pendeknya dengan kas dan setara kas yang dimiliki.
Rumus:

Penjelasan Komponen:
- Jumlah Kas: Seluruh uang kas yang ada di perusahaan (tunamaupun di bank.
- Setara Kas: Investasi jangka pendek yang sangat likuid dan mudah dikonversikan menjadi kas (termasuk deposito, surat berharga jangka pendek, promes, dan cek mundur yang masuk dalam aset lancar).
- Jumlah Kewajiban Lancar: Seluruh kewajiban yang harus dilunasi dalam satu tahun buku.
Data yang Dibutuhkan:
- Jumlah kas + setara kas (dari Laporan Neraca).
- Jumlah kewajiban lancar (dari Laporan Neraca).
Sumber Data:
- Laporan keuangan yang telah diaudit oleh KAP, BPK, atau BPKP.
- Jika laporan audit belum tersedia, laporan keuangan internal BUMD pada tahun berjalan/terakhir dapat digunakan sebagai acuan.
95. PI_F_AC_04: Efektivitas Penagihan (%) (Collection Efficiency)
Definisi: Ukuran yang menilai efektivitas kegiatan penagihan atas pendapatan penjualan air.
Rumus:

Penjelasan Komponen:
- Jumlah Penerimaan Rekening Air: Penerimaan tunai (melalui kas dan/atau bandalam satu tahun buku atas volume air yang terjual (jumlah rekening air).
- Jumlah Rekening Air: Seluruh jumlah tagihan kepada pelanggan sesuai Daftar Rekening Ditagih (DRair selama satu tahun (terdiri dari harga air dan beban tetap). Pendapatan penjualan air dicatat berdasarkan jumlah air yang dikonsumsi saat transaksi terjadi, pembayaran mungkin tidak langsung.
Data yang Dibutuhkan:
- Jumlah penerimaan rekening air (dari Laporan Arus Kas atau perhitungan: Saldo awal piutang + pendapatan penjualan air – saldo akhir piutang).
- Jumlah rekening air (dari harga air ditambah beban tetap yang terbit tahun ini).
Sumber Data:
- Laporan Daftar Rekening Ditagih (DRD).
- Laporan keuangan yang telah diaudit.
- Jika laporan audit belum tersedia, laporan keuangan internal BUMD pada tahun berjalan/terakhir dapat digunakan sebagai acuan.
96. PI_F_AC_05: Solvabilitas (%) (Solvability)
Definisi: Ukuran kemampuan BUMD dalam menjamin kewajiban jangka panjangnya dengan total aset yang dimiliki, serta kemampuan melunasi seluruh kewajiban dengan seluruh asetnya. Kondisi solvabel penting untuk kelayakan pemberian pinjaman.
Rumus:

Penjelasan Komponen:
- Jumlah Aset: Sumber daya yang dikuasai BUMD akibat peristiwa masa lalu dan diharapkan memberikan manfaat ekonomi di masa depan (dari Laporan Neraca).
- Jumlah Kewajiban: Jumlah seluruh kewajiban yang harus dibayar (dari Laporan Neraca).
Data yang Dibutuhkan:
- Jumlah aset (dari Laporan Neraca).
- Jumlah kewajiban (dari Laporan Neraca).
Sumber Data:
- Laporan keuangan yang telah diaudit oleh KAP, BPK, atau BPKP.
- Jika laporan audit belum tersedia, laporan keuangan internal BUMD pada tahun berjalan/terakhir dapat digunakan sebagai acuan.
97. PI_F_AC_06: Rasio Laba terhadap Aktiva Produktif (%) (Return on Asset/ROA)
Definisi: Rasio yang mengukur tingkat kemampuan BUMD dalam menghasilkan laba bersih setelah pajak dari total aset yang dimiliki.
Rumus:

Penjelasan Komponen:
- Laba Setelah Pajak = Pendapatan Operasi + Pendapatan Non Operasi – Biaya Operasi – Biaya Non Operasi – Pajak.
- Total Aset = Aktiva Lancar + Investasi Jangka Panjang + Aktiva Tetap (Nilai Buku), tidak termasuk Aktiva Tetap Dalam Penyelesaian (dari Laporan Neraca).
Data yang Dibutuhkan:
- Laba bersih setelah pajak (dari Laporan Laba Rugi).
- Total aset (dari Laporan Neraca: aset lancar dan aset tetap).
Sumber Data:
- Laporan keuangan yang telah diaudit.
- Jika laporan audit belum tersedia, laporan keuangan internal BUMD pada tahun berjalan/terakhir dapat digunakan sebagai acuan.
98. PI_F_AC_07: Rasio Laba Bersih (%) (Profit Margin)
Definisi: Persentase laba bersih setelah pajak terhadap pendapatan operasional.
Rumus:

Penjelasan Komponen:
- Laba Bersih Setelah Pajak = Pendapatan Operasi + Pendapatan Non Operasi – Biaya Operasi – Biaya Non Operasi – Pajak.
- Pendapatan Operasi = Pendapatan Penjualan Air + Pendapatan Non Air.
- Pendapatan Penjualan Air = Harga Air + Jasa Administrasi + Sewa Meter + Pendapatan Penjualan Air Lainnya.
- Pendapatan Non Air = Sambungan Baru + Denda Administrasi + lain-lain.
Data yang Dibutuhkan:
- Laba bersih setelah pajak (dari Laporan Laba Rugi).
- Pendapatan operasi (dari Laporan Laba Rugi).
Sumber Data:
- Laporan keuangan yang telah diaudit.
- Jika laporan audit belum tersedia, laporan keuangan internal BUMD pada tahun berjalan/terakhir dapat digunakan sebagai acuan.
99. PI_F_AC_08: Rasio Aktiva Lancar terhadap Utang Lancar (Current Ratio)
Definisi: Rasio yang mengukur kemampuan BUMD dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan aktiva lancar yang dimiliki.
Rumus:

Penjelasan Komponen:
- Aktiva Lancar: Aset yang dapat dicairkan menjadi kas dalam waktu paling lama satu tahun (Kas dan Bank, Investasi Jangka Pendek, Piutang Usaha, Piutang Lain-Lain, Persediaan, Pembayaran Dimuka, Aktiva Lancar Lainny(dari Laporan Neraca).
- Utang Lancar: Kewajiban yang harus dibayar dalam jangka waktu paling lama satu tahun (Utang Usaha, Utang Lainnya, Biaya yang belum dibayar, Pendapatan diterima dimuka, Pinjaman Jangka Pendek, Utang Pajak, Bagian Utang Jangka Panjang yang akan jatuh tempo, Titipan Retribusi, Kewajiban Jangka Pendek Lainny(dari Laporan Neraca).
Data yang Dibutuhkan:
- Aktiva Lancar (dari Laporan Neraca).
- Utang Lancar (dari Laporan Neraca).
Sumber Data:
- Laporan keuangan yang telah diaudit.
- Jika laporan audit belum tersedia, laporan keuangan internal BUMD pada tahun berjalan/terakhir dapat digunakan sebagai acuan.
100. PI_F_AC_09: Rasio Utang Jangka Panjang terhadap Ekuitas (Debt Equity Ratio)
Definisi: Rasio yang mengukur proporsi utang jangka panjang BUMD dibandingkan dengan modal (ekuitayang dimiliki.
Rumus:

Penjelasan Komponen:
- Utang Jangka Panjang: Kewajiban yang harus dibayar dalam jangka waktu lebih dari satu tahun (Pinjaman Pemerintah Pusat, Pinjaman Luar Negeri, Kredit Bank Jangka Panjang (dari Laporan Neraca).
- Ekuitas: Modal dan Cadangan (Penyertaan Pemerintah yang belum ditetapkan statusnya, Kekayaan Pemda yang dipisahkan, Penyertaan Pemerintah Pusat, Modal Hibah, Selisih Penilaian Kembali Aktiva Tetap, Cadangan Tujuan, Cadangan Umum, Laba yang belum dibagi (Akumulasi Kerugian), Laba (RugTahun Berjala(dari Laporan Neraca).
Data yang Dibutuhkan:
- Utang jangka panjang (dari Laporan Neraca).
- Ekuitas (dari Laporan Neraca).
Sumber Data:
- Laporan keuangan yang telah diaudit.
- Jika laporan audit belum tersedia, laporan keuangan internal BUMD pada tahun berjalan/terakhir dapat digunakan sebagai acuan.
101. PI_F_AC_10: Debt Service Coverage Ratio
Definisi: Rasio yang mengukur kemampuan BUMD dalam membayar kewajiban utang (pokok dan bungyang jatuh tempo dari laba operasi sebelum penyusutan.
Rumus:

Penjelasan Komponen:
- Laba Operasi sebelum Penyusutan = Pendapatan Operasi (Pendapatan Penjualan Air dan Non Air) – Biaya Operasi sebelum Biaya Penyusutan (Biaya Langsung + Biaya Administrasi dan Umum sebelum Biaya Penyusutan).
- (Angsuran Pokok + BungJatuh Tempo = Angsuran Pokok Utang Jangka Panjang yang jatuh tempo (termasuk tunggakan) + Bunga Utang Jangka Panjang yang jatuh tempo (termasuk tunggakan).
Catatan: Jika tidak memiliki utang berbunga dan mengalami laba, nilai rasio adalah 5. Jika tidak memiliki utang berbunga dan mengalami rugi, nilai rasio adalah 1.
Data yang Dibutuhkan:
- Laba Operasi sebelum Biaya Penyusutan (dari Laporan Laba/Rugi).
- Angsuran Pokok Jatuh Tempo dan Bunga Jatuh Tempo (dari Laporan Neraca).
Sumber Data:
- Laporan keuangan yang telah diaudit.
- Jika laporan audit belum tersedia, laporan keuangan internal PDAB pada tahun berjalan/terakhir dapat digunakan sebagai acuan.
102. PI_F_AC_11: Rasio Aktiva Produktif terhadap Penjualan Air (Asset to Sales Ratio)
Definisi: Rasio yang mengukur efisiensi penggunaan aktiva produktif dalam menghasilkan pendapatan penjualan air.
Rumus:

Penjelasan Komponen:
- Aktiva Produktif = Aktiva Lancar + Investasi Jangka Panjang + Aktiva Tetap (Nilai Buku), tidak termasuk Aktiva Tetap Dalam Penyelesaian.
- Pendapatan Penjualan Air = Harga Air + Jasa Administrasi + Sewa Meter + Pendapatan Penjualan Air Lainnya.
Data yang Dibutuhkan:
- Aktiva Produktif (dari Laporan Neraca).
- Pendapatan Penjualan Air (dari Laporan Laba/Rugi).
Sumber Data:
- Laporan keuangan yang telah diaudit.
- Jika laporan audit belum tersedia, laporan keuangan internal PDAB pada tahun berjalan/terakhir dapat digunakan sebagai acuan.
103. PI_F_AC_12: Jangka Waktu Penagihan Piutang (Delay in Accounts Receivable)
Definisi: Rata-rata jumlah hari yang dibutuhkan BUMD untuk menagih piutang usahanya.
Rumus:

Penjelasan Komponen:
- Piutang Usaha = Piutang Air + Piutang Non Air + Piutang Ragu-ragu – Penyisihan Piutang Usaha.
- Jumlah Pendapatan Penjualan per hari = Pendapatan Operasi / 360.
- Pendapatan Operasi = Pendapatan Penjualan Air + Pendapatan Non Air.
- Pendapatan Penjualan Air = Harga Air + Jasa Administrasi + Pendapatan Penjualan Air Lainnya.
- Pendapatan Non Air = Denda Administrasi dll.
Data yang Dibutuhkan:
- Piutang Usaha (dari Laporan Neraca).
- Pendapatan Operasi per tahun (dari Laporan Laba/Rugi).
Sumber Data:
- Laporan keuangan yang telah diaudit.
- Jika laporan audit belum tersedia, laporan keuangan internal PDAB pada tahun berjalan/terakhir dapat digunakan sebagai acuan.
104. PI_F_AC_13: Prosentase Pemenuhan Tarif FCR dengan NRW Riil (%) (Percentage Fulfillment of FCR with Real NRW)
Definisi: Persentase perbandingan antara tarif rata-rata air minum yang berlaku dengan biaya dasar produksi air dengan mempertimbangkan tingkat Non-Revenue Water (NRW) riil.
Rumus:

Data yang Dibutuhkan:
- Tarif rata-rata air minum yang diberlakukan oleh PDAB.
- Biaya Dasar produksi air dengan NRW riil.
Sumber Data:
- Laporan keuangan.
- Laporan teknik (bagian produksi dan distribusi).
