111. PI_O_AC_01: Prosentase Kapasitas Produksi Saat Ini (%) (Percentage of Current Production Capacity)
Definisi: Rasio antara kapasitas produksi riil saat ini dibandingkan dengan kapasitas terpasang (desaiseluruh unit IPA PDAB.
Rumus:

Data yang Dibutuhkan:
- Kapasitas produksi riil saat ini: Kapasitas produksi riil seluruh unit IPA PDAB saat ini berdasarkan hasil inspeksi reguler/tahunan.
- Kapasitas terpasang: Kapasitas terpasang (desaiseluruh unit IPA PDAB.
Sumber Data:
- Laporan teknik (bagian produksi dan distribusi).
- Laporan bagian aset.
112. PI_O_AC_02: Tingkat Kehilangan Air Produksi (%) (Production Water Losses)
Definisi: Persentase kehilangan air antara volume air baku yang masuk ke IPA dan volume air produksi riil yang dihasilkan.
Rumus:

Tingkat Kehilangan Air Produksi= Volume air baku (m3)−Volume produksi riil (m3) / Volume air baku (m3) ×100%
Data yang Dibutuhkan:
- Volume air baku: Data volume air baku menggunakan flow meter.
- Volume produksi riil: Data volume air produksi dari pembacaan meter induk di setiap reservoir IPA/jalur pipa distribusi utama. Jika tidak ada meter induk, dapat dihitung melalui:
- Penggunaan alat ukur Thomson atau Cipoletti.
- Perhitungan kapasitas reservoir dan waktu pengisian penuh.
- Pendekatan perhitungan kurva pompa.
Sumber Data:
- Laporan teknik (bagian distribusi).
- Ikhtisar Rekening Air.
- Neraca Air.
113. PI_O_AC_03: Air Tak Berekening/ATR – dari IPA sampai ke Titik Serah (%) (Non-Revenue Water/NRW – from WTP to the Off-take Points)
Definisi: Persentase selisih antara volume air yang didistribusikan dari IPA ke titik serah (off-take pointdengan volume air yang terjual kepada off-taker.
Rumus:

Data yang Dibutuhkan:
- Volume distribusi air: Data volume air yang disalurkan ke off-taker melalui jaringan pipa distribusi selama periode evaluasi (dari pembacaan meter induk air curah di setiap titik pengambilan).
- Volume air terjual: Volume air yang terpakai oleh off-taker dan tercatat dalam Ikhtisar Rekening Air (IRselama periode evaluasi (berdasarkan pembayaran rekening air).
Sumber Data:
- Laporan teknik (bagian distribusi).
- Ikhtisar Rekening Air.
- Neraca Air.
114. PI_O_AC_04: Tingkat Kehilangan Air Fisik (%) (Physical Water Losses)
Definisi: Persentase volume air yang hilang secara fisik (kebocoradibandingkan dengan volume distribusi air.
Rumus:

Data yang Dibutuhkan:
- Volume air yang hilang yang bersifat fisik: Kehilangan air akibat kebocoran pipa transmisi dan distribusi, kebocoran dan limpahan reservoir/tangki, kebocoran pada pipa dinas hingga meter pelanggan (off-take point).
- Volume distribusi air: Data volume air yang disalurkan kepada pelanggan (off-takemelalui jaringan pipa distribusi (dari pembacaan meter induk atau perhitungan menggunakan alat ukur, kapasitas reservoir, kurva pompa, atau selisih volume air baku dan produksi IPA).
- Volume air terjual: Volume air berdasarkan pembacaan seluruh meter pelanggan.
Sumber Data:
- Laporan teknik (bagian distribusi).
- Neraca Air.
- Ikhtisar Rekening Air.
115. PI_O_AC_05: Tingkat Kehilangan Air Komersial (%) (Commercial Water Losses)
Definisi: Persentase volume air yang hilang secara komersial (non-fisidibandingkan dengan volume distribusi air.
Rumus:

Data yang Dibutuhkan:
- Volume air yang hilang yang bersifat komersial (non-fisik): Kehilangan air akibat ketidakakuratan meter pelanggan, konsumsi tak resmi, kesalahan pembacaan meter, kesalahan penanganan data dan pembukuan.
- Volume distribusi air: Data volume distribusi air (dari pembacaan meter induk atau perhitungan menggunakan alat ukur, kapasitas reservoir, kurva pompa, atau selisih volume air baku dan produksi IPA).
- Volume air terjual: Volume air berdasarkan pembacaan seluruh meter pelanggan di titik serah (off-take point).
Sumber Data:
- Laporan teknik (bagian distribusi).
- Ikhtisar Rekening Air.
- Neraca Air.
116. PI_O_AC_06: Penggantian dan Kalibrasi Meter Air Curah di Titik Serah (%) (Bulk Water Meter Replacement and Calibration at the Off-take Points)
Definisi: Persentase jumlah meter air curah di titik serah yang telah diganti atau dikalibrasi dibandingkan dengan jumlah yang seharusnya diganti atau dikalibrasi sesuai ketentuan teknis. Indikator ini mengukur tingkat akurasi meter air curah.
Rumus:

Data yang Dibutuhkan:
- Jumlah meter air curah yang diganti atau dikalibrasi: Banyaknya meter air curah di off-take points yang telah diganti baru atau dikalibrasi dalam periode evaluasi.
- Jumlah meter air curah yang seharusnya diganti atau dikalibrasi: Banyaknya meter air curah di off-take points yang seharusnya diganti baru atau dikalibrasi sesuai ketentuan teknis.
Sumber Data: Laporan teknik (bagian pelayanan pengaduan pelanggan).
117. PI_O_AC_07: Pemeriksaan Parameter Mikrobiologi yang Dilakukan di Titik Serah (%) (Microbiological Parameters Tests Carried Out at the Off-take Points)
Definisi: Persentase jumlah sampel pemeriksaan mikrobiologi yang dilakukan di titik serah dibandingkan dengan jumlah sampel yang dipersyaratkan dalam Perjanjian Kerjasama.
Rumus:

Data yang Dibutuhkan: Jumlah pengambilan sampel air di off-take points dan pemeriksaan parameter mikrobiologi wajib di laboratorium sesuai jumlah dan frekuensi serta kriteria laboratorium dalam Perjanjian Kerjasama.
Sumber Data: Laporan hasil pengambilan sampel dan uji laboratorium yang dilakukan oleh PDAB di laboratorium terakreditasi dan teregistrasi di Kementerian Kesehatan atau laboratorium yang ditunjuk Pemerintah Daerah jika tidak tersedia laboratorium terakreditasi, serta Perjanjian Kerjasama antara PDAB dan off-taker.
118. PI_O_AC_08: Pemeriksaan Parameter Fisik dan Kimia yang Dilakukan di Titik Serah (%) (Physical and Chemical Parameters Tests Carried Out at the Off-take Points)
Definisi: Persentase jumlah sampel pemeriksaan parameter fisik dan kimia yang dilakukan di titik serah dibandingkan dengan jumlah sampel yang dipersyaratkan dalam Perjanjian Kerjasama.
Rumus:

Data yang Dibutuhkan: Jumlah pengambilan sampel air di off-take points dan pemeriksaan parameter fisik dan kimia wajib di laboratorium sesuai jumlah dan frekuensi serta kriteria laboratorium dalam Perjanjian Kerjasama.
Sumber Data: Laporan hasil pengambilan sampel dan uji laboratorium untuk pengawasan internal oleh PDAB di laboratorium terakreditasi dan teregistrasi di Kementerian Kesehatan atau laboratorium yang ditunjuk Pemerintah Daerah jika tidak tersedia laboratorium terakreditasi, serta Perjanjian Kerjasama antara PDAB dan off-taker.
119. PI_O_AC_09: Efisiensi Energi (%) (Energy Efficiency)
Definisi: Persentase penurunan penggunaan energi per unit volume air yang diproduksi dan didistribusikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Rumus:

Data yang Dibutuhkan:
- Penggunaan energi tahun ini (kWuntuk produksi dan distribusi serta kantor PDAB.
- Penggunaan energi tahun lalu (kWuntuk produksi dan distribusi serta kantor PDAB.
Sumber Data:
- Laporan teknik (bagian produksi dan distribustahun ini.
- Laporan keuangan tahun ini.
- Laporan evaluasi kinerja tahun sebelumnya.
120. PI_O_AC_10: Penggunaan Energi Terbarukan (%) (Renewable Energy Use)
Definisi: Persentase energi yang digunakan oleh PDAB yang berasal dari sumber energi terbarukan yang diusahakan sendiri.
Rumus:

Data yang Dibutuhkan:
- Jumlah energi terbarukan yang digunakan (kWdari tenaga surya, angin, air, proses biologi, dan panas bumi yang diusahakan sendiri oleh PDAB (bukan dari PLN).
- Jumlah total energi yang digunakan (kWuntuk produksi dan distribusi serta kantor PDAB.
Sumber Data:
- Laporan teknik (bagian produksi dan distribusi).
- Laporan keuangan.
121. PI_O_AC_11: Ketahanan Infrastruktur Air terhadap Risiko Iklim (Resilient of Water Infrastructure from Climate Risk)
Definisi: Penilaian terhadap upaya PDAB dalam meningkatkan ketahanan infrastruktur air terhadap risiko perubahan iklim, baik terkait kuantitas maupun kualitas air baku, serta pengembangan rencana kontinjensi.
Ketentuan:
- Ketahanan terkait kuantitas air (mengatasi kekeringan):
- Penggunaan alternatif sumber air baku (air hujan/embung, air laut, daur ulang backwash, daur ulang efluen air limbah).
- Pengembangan program efisiensi penggunaan air untuk berbagai pengguna (rumah tangga, komersial, industri, institusi), termasuk sosialisasi penghematan air.
- Ketahanan terkait kualitas air baku (mengatasi banjir/longsor):
- Berperan serta dalam program penghijauan.
- Berperan serta dalam program pencegahan pencemaran sumber air.
- Konstruksi bak pra-sedimentasi untuk mengatasi kekeruhan tinggi.
- Pengembangan dan penerapan rencana kontinjensi dan kesiapsiagaan:
- Pengembangan rencana tanggap darurat (termasuk instruksi staf).
- Pelatihan pegawai dalam menghadapi kondisi bencana/kedaruratan.
- Penyimpanan suku cadang dan perlengkapan darurat.
- Pengembangan rencana komunikasi dan sistem peringatan dini terkait banjir dan kekeringan.
Data yang Dibutuhkan:
- Diversifikasi sumber air: Data sumber air baku yang digunakan PDAB.
- Adaptasi infrastruktur air: Data bangunan pada unit air baku dan unit produksi terkait upaya adaptasi terhadap banjir, longsor, dan kekeringan.
Sumber Data:
- Laporan teknik (bagian air baku dan produksi).
- Studi Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim yang dilakukan PDAB.
122. PI_O_AC_12: Rasio Kualitas Air Produksi (%) (Ratio of Production Water Quality)
Definisi: Persentase jumlah uji air produksi yang memenuhi persyaratan kualitas air minum sesuai Permenkes Nomor 002/MENKES/PER/I/2023 terhadap jumlah uji yang dilakukan. Penilaian fokus pada 19 parameter wajib air minum sesuai Lampiran Permenkes tersebut.
Rumus:

Data yang Dibutuhkan: Hasil pengujian kualitas air di Unit Produksi (IPberdasarkan pengambilan sampel pengawasan internal sesuai jumlah dan frekuensi dalam Permenkes Nomor 002/MENKES/PER/I/2023.
Sumber Data: Laporan hasil uji laboratorium pengawasan internal oleh PDAB di laboratorium terakreditasi dan teregistrasi Kementerian Kesehatan atau laboratorium yang ditunjuk Pemerintah Daerah.
